Lamsel, negerikoe.id – Program Study Tour terus menjadi polemik bagi para orang tua wali murid, bagaimana tidak. Untuk mengikuti kegiatan tersebut para orang tua siswa akan dibebankan oleh pembiayaan – pembiayaan yang wajib dibayarkan kepada panitia kegiatan (pihak sekolah).
Mirisnya, meski tidak mengikuti kegiatan siswa akan tetap dikenai pembayaran walau hanya separuh harga dari yang ditentukan.
Seperti yang terjadi di SD Negeri 2 Kalianda, Lampung Selatan. Diketahui, pihak sekolah telah berencana untuk mengadakan kegiatan study tour dengan lokus ke Jakarta yang akan dilaksanakan pada bulan Mei 2025 mendatang.
Diketahui, Untuk mengikuti kegiatan tersebut, para orang tua wali murid dibebani pembiayaan hingga sebesar Rp. 855.000/siswa. Mirisnya, meski siswa tidak ikut namun siswa tetap dibebankan pembiayaan.
“Jika ikut kita harus membayar Rp 855.000. Jika tidak ikut kita tetap bayar tapi tidak full. Saat kami bertanya hal itu, pihak sekolah hanya menjawab nanti akan kami rapatkan dulu dan untuk batas pembayaran sampai bulan April,” Ungkap salah satu orang tua wali murid sambil mengikuti kata-kata pihak sekolah.
Orang tua wali murid yang tidak ingin namanya disebutkan (takut adanya intervensi), Ia menjelaskan, bahwa kegiatan study tour ini terkesan rencana sepihak, dikarenakan orang tua wali murid tidak diberikan kesempatan untuk mendiskusikan terlebih dahulu.
“Kami (beberapa orang tua wali murid), sempat meminta voting untuk memilih kolasi study tour, dimana voting ini bertujuan untuk memilih lokasi antara ke Jakarta atau di dalam provinsi lampung tapi tidak digubris oleh pihak sekolah,” Bebernya saat dikonfirmasi melalui via telepon Selasa, (4/3/2015). (Tim)