Tinjau Infrastruktur Desa Sirig Jaha, Achmad Johani : Masyarakat Sudah Muak Lewati Jalan Jelek

8 Maret 2025

Lamsel, negerikoe.id – Memiliki akses jalan yang mulus adalah harapan yang paling utama bagi masyarakat Desa Siring Jaha, Kecamatan Sidomulyo, Kabupaten Lampung Selatan.

Sebab, masyarakat di desa tersebut seperti sudah muak melewati jalan jelek yang ada di depan rumah mereka.

Bahkan, kondisi jalan yang rusak parah ini sudah sejak belasan tahun silam. Namun, karena tidak ada akses lain, maka seluruh warga desa memaksa untuk terus menikmati jalan yang terjal, berbatu hingga penuh lubang.

Harapan besar itu disampaikan warga kepada anggota Komisi III DPRD Lampung Selatan, Ahmad Johani yang tengah meninjau secara langsung kondisi kerusakan jalan di Desa Siring Jaha, Jum’at (7/3/2025).

Diketahui, infrastruktur jalan dengan panjang sekitar 2 kilometer itu merupakan akses utama penghubung antara Desa Siring Jaha dan Desa Banjar Suri, Kecamatan Sidomulyo.

“Harapan kami semua masyarakat disini, diperbaiki pak jalan ini. Karena jalan ini penting bener buat kami. Buat ke desa buat ke sekolah,”Harap sejumlah warga disana.

Senada juga disampaikan oleh Kepala Desa Siring Jaha, Rusli. Dikatakannya, kondisi jalan yang rusak parah itu sudah sejak tahun 2009, hingga saat ini belum pernah tersentuh pembangunan maupun perbaikan.

“Masyarakat mengharapkan jalan ini di bangun. Itu harapan saya dan semua warga disini yang menyampaikan dan berbincang-bincang langsung dengan pak Johani,”Kata Rusli.

Saat berbaur dengan masyarakat Desa Siring Jaha, Ahmad Johani berbincang mengenai banyak hal. Namun, ada hal yang menarik saat Ahmad Johani membicarakan tentang program priotias 100 hari Bupati Lampung Selatan.

Johani sempat meminta warga untuk memilih antara tiga program prioritas 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama – M Syaiful Anwar.

Pilihannya yaitu, pertama pelayanan masyarakat termasuk kesehatan. Kedua program untuk mengatasi masalah ekonomi. Ketiga, perbaikan infrastruktur.

Kendati sebenarnya tiga pilihan itu bernilai sangat penting dan tak layak warga untuk memilih salah satu diantaranya, namun warga tetap menginginkan jalan yang bagus.

Dari ketiga itu kira-kira masyarakat disini mau pilih mana?, Jalan?,” kata Johani saat berbincang dengan beberapa warga disana.

Anggota dewan dari Fraksi Partai Demokrat tersebut kemudian berjanji, akan berusaha semaksimal mungkin untuk memperjuangkan aspirasi warga Desa Siring Jaha melalui fungsi legislatif.

“Saya dari Komisi III, akan berusaha menyampaikan aspirasi masyarakat ke Pemerintah Daerah. Mudah-mudahan, harapan kita ini akan menjadi skala prioritas dalam program kerja Pak Bupati,” janjinya.(Red) 

berita terkait