KPU Lamsel Gelar Coklit Pilkada, Sasaran Awal Tokoh Masyarakat

28 June 2024

Lamsel, negerikoe.id – Agenda Pilkada Serentak 2024 memasuki tahap Pencocokan dan Penelitian (Coklit) Data Pemilih, pelaksanaan coklit sendiri akan digelar selama satu bulan mulai 24 Juni hingga 24 Juli mendatang. 

Dihari ke-5 penyelenggaraan coklit, Komisioner KPU Lamsel Divisi Perencanaan Data dan Informasi, Asma Emilia melakukan pendampingan kegiatan coklit di wilayah Kecamatan Sidomulyo, Jum’at (28/6/2024).

Asma menyampaikan bahwa coklit digelar serentak se-Indonesia. Dan khusus di Lamsel, pada hari ke-5 digelarnya coklit ini, KPU Lamsel, bersama Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS), serta Panitia Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) menyasar tokoh masyarakat ataupun tokoh agama di kecamatan sidomulyo. 

“Sesuai arahan KPU, diawal coklit setidaknya kita menyisir tokoh di masing-masing wilayah. Seperti hari ini, Jum’at (28/6/2024). Kita telah men coklit mantan anggota DPRD lamsel Antoni Imam, wakil ketua satu DPRD lamsel, Agus Sartono dan ke sejumlah tokoh lainnya,” Ungkapnya. 

 Ketua Divisi Rendatin KPU Lamsel itu juga memaparkan tujuan dari tokoh masyarakat atau agama menjadi sasaran pertama coklit tidak lain sebagai bentuk sosialisasi kepada masyarakat. 

“Harapannya ini dapat memberikan multi effect lebih luas, sekaligus sebagai gambaran bahwa baik KPU Lamsel, Bawaslu Lamsel, dan tokoh masyarakat ataupun agama di lamsel siap menyukseskan Pilkada Serentak 2024 mendatang,” jelasnya.

Sementara, salah satu tokoh masyarakat Antoni Imam menjelaskan, sebagai penduduk Republik Indonesia harus mendukung tahapan-tahapan Pilkada. 

“Sebagai penduduk Indonesia harus mendukung seluruh tahapan pilkada dalam hal ini seperti coklit ini. Dan tentunya juga menyukseskan Pilkada Lamsel mendatang,” unkap mantan anggota DPRD Lamsel Dua Periode itu saat ditemui dikediamannya.

Mas Anton (sapaan akrabnya) juga memberikan suport kepada petugas Pantarlih yang saat ini tengah bertugas pencoklitan untuk benar-benar teliti pasalnya saat ini pelaksanaan coklit telah menggunakan aplikasi.

“Saat ini proses coklit sudah menggunakan aplikasi, jadi untuk wilayah yang tidak terjangkau harus benar-benar tercover,” pungkasnya.

Hal serupa juga disampaikan wakil 1 DPRD Lampung Selatan, Agus Sartono. Ia berharap agar Pilkada Serentak 2024 mendatang terlaksana sesuai dengan prinsipnya yakni langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil (luber jurdil). Sehingga, mampu melahirkan pemimpin Lamsel yang sadar akan Lampung Selatan.

“Mudah-mudahan Pilkada berjalan dengan lancar dan mendapatkan pemimpin yang memang dibutuhkan serta diharapkan oleh masyarakat Lampung Selatan. Dan saya suport Pilkada ini,” Ungkapnya. (Red) 

berita terkait