Diduga Mutasi Guru Tidak Sesuai Mekanisme, DPRD Lamsel Akan Tegur Kadisdik dan BKD

12 June 2024

Lamsel, negerikoe.id – Ketua Komisi IV DPRD Lampung Selatan Syaiful Azumar akan menegur Kepala BKD dan Kepala Dinas Pendidikan Lampung Selatan.

Pasalnya, mutasi guru dilakukan Dinas Pendidikan dan BKD Lamsel dinilai tidak sesuai mekanisme dan terkesan seenaknya sendiri.

“Kita akan tegur itu kadis pendidikan juga kepala BKD nya, bisa lisan juga tertulis. Bahkan bila perlu kita adakan rapat,” kata Syaiful Azumar di ruang kerjanya, Rabu kemarin (12/6/2024)

Menurut Azumar, mutasi guru seharusnya memperhatikan kebutuhan/kondisi guru di suatu tempat. Selain itu Disdik dan BKD harus bekerjasama mendata guru-guru di Lamsel.

“Dengan begitu, jika ada usulan pindah maka dapat dilihat dari data guru-guru yg ada, apakah sudah memenuhi syarat untuk pindah/atau guru tersebut masih dibutuhkan di tempat tersebut,” ujar politisi Partai Golkar itu.

Sebelumnya diberitakan polemik mutasi seorang Guru SDN 2 Rangai Tritunggal ke SDN 1 Rangai Tritunggal, Parmi, mendapat perhatian dari Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Lampung Selatan.

Menurut Kepala BKD Lampung Selatan melalui Sekretaris BKD, M. Dharma Setiawan, penerbitan SK mutasi Parmi yang ditandatangani Kepala BKD tanggal 6 Mei 2024 berdasarkan pengajuan dari Dinas Pendidikan Lampung Selatan.

“Iya, yang jelas BKD menerbitkan SK mutasi tersebut berdasarkan berkas yang diajukan pihak Dinas Pendidikan. Jadi berkas pengajuan itulah yang menjadi dasar kita,” kata M. Dharma Setiawan, Selasa (28/05/2024).

Pernyataan itu dikatakan Darma Setiawan, saat diminta tanggapannya mengenai dugaan Kepala BKD Lampung Selatan melakukan mutasi terhadap Parmi tidak menerapkan mekanisme dan aturan yang ada. (Red).

berita terkait